Tanah 1000 Rumah PNS Milik Negara

Daerah  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 12:57:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Tanah 1000 Rumah PNS Milik Negara
RMOL. Program 1000 rumah untuk PNS yang dicanakan pemerintah Kota Bengkulu menuai kritik dari DPRD karena dianggap salah sasaran, tanah sebagai lahan perumahan juga diduga bermasalah.

Dikatakan Ketua fraksi Gerindra, Sutardi, bahwa lokasi tanah perumahan yang dicanangkan sebagai lokasi program 1000 rumah PNS merupakan tanah milik negara.

"Sejarah tanah lokasi yang dibangun oleh salah satu perusahan untuk membangun perumahan tanah itu bermasalah, karena tanah itu tana negara dan siapapun yang menjual tanah negara akan diproses secara hukum," kata Sutardi.

"Tanah lokasi perumahan tersebut pada tahun 1996 sudah dibebaskan oleh pemerintah daerah lebih kurang 60 hektar dan sekarang dibangun oleh swasta" jelas Sutardi.

Selain tanah yang bermasalah karena milik negara, sasaran program 1000 rumah PNS ini juga menyalahi konsep awal perencanaan program pemangunan perumahaan khusus PNS. Namun, setelah dilakukan sidak tidak hanya PNS yang dapat menempati rumah di 1000 rumah PNS tersebut, tetapi bisa ditempati juga oleh umum.

"Kita pertanyakan kalau izinnya keluar dan ini kita akan pantau terus, kalau tanahnya untuk negara tidak boleh dubangun oleh swasta, kalau untuk kantor atau untuk kepentingan masyarakat umum boleh, karena tanah itu tanah negara harus dialihkan setatusnya dulu melalui DPRD, kalau BPN mengeluarkan sertifikat berarti BPN membatalkan peta bidangnya sendiri, karena sudah ada sertifikatnya dan arsipnya ada di Pemerintah Daerah," tegasnya.

Sementara itu pengakuan dari Ketua Developer yang juga Komisaris PT Tiga Putra Bengkulu, Tama, untuk lokasi tanah perumahan pihaknya membeli.

"Yang membeli tanah developer dan tanah ini bukan tanah negara," kata Tama.

Diketahui luas lokasi tanah perumahan 8,6 hektare dengan jumlah rumah yang akan dubangun sebanyak 471 yang beralamat di jalan korpri raya Rt 14. Rw 4 Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu. [Y21]

Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00