Kemendikbud Usulkan Tambahan Anggaran 2018

Pendidikan  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 00:31:00 WIB | OLEH: YETTI RAHMADANI

RMOL. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan kenaikan anggaran di dalam Rancangan APBN 2018.

"Kami mengusulkan tambahan anggaran pada 2018 sebesar Rp 2,012 triliun," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy, di Jakarta (Rabu, 13/9).

Usulan tersebut terdiri dari Rp 7,8 miliar untuk sekretariat jenderal, Rp 1,077 triliun untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUDDIKMAS), Rp 172 miliar untuk Balitbang, Rp 101,9 miliar untuk Badan Bahasa, Rp 86,846 untuk kebudayaan, dan Rp 565,3 miliar untuk Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan.

Muhadjir menjelaskan, penambahan anggaran digunakan untuk memperluas sasaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pendidikan non formal yakni paket A, B dan C, serta kursus keterampilan.

"Kemudian meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini, memperkuat program-program kebudayaan, dan memperkuat pengembangan bahasa dan perbukuan," bebernya.

Penambahan anggaran juga dikarenakan hal lain seperti memperkuat jaminan kualitas pendidikan dengan meningkatkan akreditasi satuan pendidikan formal dan informal, serta penambahan unit kerja dan juga tambahan tunjangan profesi guru.

Kemendikbud sendiri mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 40,1 triliun dalam RAPBN 2018. Naik 9,1 persen dibandingkan anggaran tahun 2017. Pada 2018, Kemendikbud bakal memberi perhatian pada penguatan pendidikan vokasi, peningkatan kualitas guru, penguatan penjaminan mutu pendidikan, penyelarasan pembangunan pendidikan dan kebudayaan, pembangunan sarana prasaran pendidikan di daerah terluar, terdepan dan tertinggal. [Y21]



Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00