Pemkab Bengkulu Selatan Geram, Pabrik Sawit Cemari Lingkungan

Daerah  JUM'AT, 08 SEPTEMBER 2017 , 16:19:00 WIB | OLEH: YETTI RAHMADANI

RMOL. Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan geram sikapi isu pencemaran lingkungan yang dilakukan pabrik pengolahan kelapa sawit, PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) di Kecamatan Pino Raya, selama sekira empat tahun belakangan.

"Hari ini kami memanggil PT SBS untuk melihat komitmen dan progress mereka terhadap daerah ini," kata Kabag Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan, Edi Hartawan, Jumat siang (8/9).

Lebih lanjut, Edi, menambahkan pemerintah telah menerima banyak laporan terkait isu pencemaran lingkungan yang dilakukan pabrik tersebut.

Telah banyak terjadinya dampak lingkungan yang disebabkan oleh PT SBS ini, seperti matinya ikan di sungai yang diakibatkan oleh limbah B3 dari pabrik.

Limbah B3 dibuang oleh pabrik tanpa pengolahan, polusi udara dan suara hingga gangguan kesehatan yang dialami oleh masyarakat di sekitar pabrik milik PT SBS ini.

"Pemerintah telah memberikan teguran tertulis, Januari lalu, namun hingga sekarang belum ada realisasi dan respon dari pihak mereka," terang Edi.

Sementara itu Kepala Bappeda Bengkulu Selatan, Nurman Sasamid, mengatakan pabrik tersebut belum memiliki batasan-batasan jelas.

Untuk itu, Nurman menyarankan agar setiap rekomendasi yang disampaikan pemerintah perlu segera diselesaikan oleh pihak perusahaan.

PT SBS yang dalam hal ini diwakili Mill Manager, M Jamil, berjanji akan mematuhi semua poin yang disampaikan pemerintah daerah, meski langkah itu dinilainya cukup sulit lantaran harus mengganti seluruh peralatan yang telah terpasang di pabrik tersebut.

"Rekomendasi itu akan kami upayakan, kata singkat. [CW1]



Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00