Wakil Ketua Komisi I DPRD Lebong Terancam Pidana

Daerah  JUM'AT, 08 SEPTEMBER 2017 , 06:59:00 WIB | OLEH: YETTI RAHMADANI

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lebong Terancam Pidana
RMOL. Mobil dinas (Mobnas) yang di kendarai oleh wakil ketua komisi I DPRD Lebong, Apriantono, dengan nomor polisi BD 1376 HY, yang mengalami kecelakaan pada tanggal 31 Mei 2016 lalu, di Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara  terancam pidana.


Hal ini mengingat teruangkapnya terdapat kerugian negara yang di tafsir mencapai Rp 80 juta akibat kerusakan mobil dinas yang dikendarai Apriantono yang hingga kini tidak diperbaiki.

Sehingga menyebabkan mobil dinas tersebut menjadi temuan BPK Perwakilan Bengkulu pada anggaran tahun 2016 lalu. Namun, hingga kini kerugian negara tersebut  tidak dikembalikan oleh pemegang mobil dinas, yang merupakan pinjam pakai dengan Bagian Umum Setda Kabupaten Lebong.

Disampaikan Guru Besar Tata Negara dari Universitas Bengkulu, Prof. Juanda, Setiap  temuan BPK yang sifatnya merugikan negara pasti mempunyai  batas penyelesaian.

Menurutnya, belum ada aturan hukum di Indonesia yang dapat memaklumi temuan kerugian keuangan negara bisa dikembalikan dalam kurun waktu di atas 1 tahun. Namun, ia memastikan aturan penyelesaian temuan kerugian negara,  harus di selesaikan dalam kurun waktu selama 3 bulan atau 6 bulan sejak menjadi temuan.
 
"Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah sudah dipaparkan teknis penggunaan aset negara," jelas Juanda.
 
Disisi lain, lanjut Juanda, aparat penegak hukum tidak boleh diam apabila ada indikasi yang menyebabkan kerugian atas keuangan negara. Kendati demikian, kerugian tersebut dikarenakan kesengajaan ataupun kelalaian dari seseorang itu sendiri. Apalagi sudah ada aturan hukum yang telah mengaturnya.
 
"Termasuk akibat dari kelebihan bayar atau perusakan hingga menghilangkan aset negara itu sendiri. Apalagi kerugiannya tidak dikembalikan tentu saja itu bisa di tindak lanjuti ke pidana," terangnya. [Y21]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00