Wow! Kerusakan Mobnas Dewan Lebong Jadi Temuan BPK

Daerah  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 22:39:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Wow! Kerusakan Mobnas Dewan Lebong Jadi Temuan BPK
RMOL. Miris, mobil dinas dengan nomor polisi BD 1376 HY, tidak hanya dibiarkan rusak tanpa perbaikan, namum juga menjadi temuan BPK Perwakilan bengkulu tahun anggaran 2016 lalu.

Mobil dinas yang ditunggangi anggota DPRD Kabupaten Lebong, Apriantono, dari partai Hanura ini diketahu menjadi temuan BPK Perwakilan Bengkulu, mengakibatkan kerugian negara hingga mencapai Rp 80 juta.
 
Saat dikonfirmasi sekretaris dewan DPRD Lebong, Supriono, membenarkan atas temuan BPK Perwakilan Bengkulu tersebut. Namun, dirinya menyatakan bahwa hasil dari temuan merupakan tanggung jawab dari Bagian Umum Setdakab Lebong selaku pemberi kuasa atas pinjam pakai mobil dinas dan anggota DPRD Lebong sebagi pemegang mobil dinas.
 
"Benar, tapi temuan BPK tersebut  bukan di pihak kita. Melainkan temuan di penanggung jawab pemberi pinjam pakai dalam hal ini Bagian Umum Setdakab Lebong," ungkap Sekwan.
 
"Yang Jelas, kewenangannya bukan DPRD, karena memang pinjam pakai itu langsung dilakukan oleh pemegang dengan Bagian Umum," singkatnya.
 
Terpisah, Apriantono, saat di konfirmasi via telpon seluler enggan bekomentar banyak terkait kerusakan mobil dinas dan hasil temuan BPK Perwakilan Bengkulu. Karena menurutnya, tidak ada lagi yang mesti di komentari mengenai kerusakan mobil dinas tersebut.

"Apa berita yang di muat sebelumnya?  Yang jelas kalau sudah terbit, tidak perlu lagi di konfirmasi," kesal Apriantono.
 
Berita kerusakan mobil dinas ini telah mendapat banyak kritikan dari pengguna media sosail. Diketahui dari postingan Akun facebook @Hendra Surya tertanggal 5 September, yang dikomentari oleh akun facebook @Telik Sandi menjelaskan bahwa mobil dinas tersebut menjadi temuan BPK.

"Jadi temuan BPK Th. 2016 tu pak @Hendra Surya. Kalau tidak di perbaiki TGR 80 Juta, itu dalam surat perjanjian antara BPK dengan pemegang mobil. Jadi, tinggal si pemegang mobilnya lagi, mau TGR atau memperbaiki mobil tersebut," tulis akun @Telik Sandi.
 
Sementara itu, berdasarkan berita acara pinjam pakai mobnas nomor 800/65/B.8/2016 tertanggal 18 April 2016 yang ditanda tangani oleh Apriantono menyebutkan, bahwa pemegang kendaraan dinas bertanggung jawab terhadap kehilangan, kerusakan ringan atau berat atau akibat kecelakaan. [Y21]


Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00