Molek Peninggalan Belanda Tergelincir Ke Jurang, 16 orang Luka-luka

Daerah  SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

Molek Peninggalan Belanda Tergelincir Ke Jurang, 16 orang Luka-luka

Molek/Rmol Bengkulu

RMOL. Motor Lori Ekspress (Molek) peninggalan Belanda yang aktif digunakan warga Desa Lebong Tandai, sebagai kendaraan keluar masuk dari pelosok hutan menuju Kecamatan Napal Putih, Senin malam (4/9) tergelincir ke jurang.

Meski tidak ada korban jiwa malam itu, sedikitnya 16 orang yang hendak menuju Desa Lebong Tandai mengalami luka-luka.

Diduga penyebab kecelakaan karena rel molek sudah keropos mengakibatkan molek keluar jalur rel.

Bupati Bengkulu Utara, Mian, Selasa (5/9) menyempatkan diri mengunjungi para korban yang dirawat di pukesmas kecamatan setempat.

Selain menjadi catatan khusus mencari solusi mempercepat pembangunan jalan untuk warga Desa Lebong Tandai. MIan,  juga mengintruksikan kepada petugas medis agar korban yang menderita luka berat segera dirujuk ke RSUD Argamakmur guna memperoleh pelayanan yang lebih optimal.

"Dapat berita adanya kecelakaan molek, saya langsung bergerak cepat untuk dapat mengujungi korban," ujar Mian.

Untuk diketahui, kereta sederhana peninggalan Belanda tersebut, merupakan satu-satunya akses masuk warga Desa Lebong Tandai dengan jarak tempuh selama 6 jam melintasi wilayah perbukitan Kabupaten Bengkulu Utara. [Y21]



Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00