Pemerintah BS Berencana Bentuk Perda Tanam Jagung

Daerah  KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 10:06:00 WIB | OLEH: YETTI RAHMADANI

Pemerintah BS Berencana Bentuk Perda Tanam Jagung
RMOL. Kebijakan ketahanan pangan era kepemimpinan Jokowi-JK yang dituangkan dalam Nawacita menjadi salah satu landasan pemerintah guna mencapai swasembada pangan
nasional.

Program itu pun bergaung hingga ke daerah-daerah, salah satunya Kabupaten Bengkulu Selatan di Provinsi Bengkulu, yang berencana akan memperkuat swasembada pangan nasional
dengan membentuk Peraturan Daerah (Perda) tanam jagung.

Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud optimis dengan dibentuknya Perda yang mewajibkan masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami jagung disinyalir mampu
mempercepat program pemerintah pusat dalam mencapai swasembada pangan.

"Menteri Pertanian akan datang untuk meninjau lokasi penanaman jagung di Bengkulu Selatan, pekan depan. Setelah itu, kami akan segera membentuk Perda tanam jagung," katanya.

Lebih lanjut Dirwan mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan 10 ribu hektar lahan tanam jagung di kawasan sentra pertanian seperti Kedurang dan Seginim.

Langkah itu diambil guna mempercepat swasembada pangan dari program Kementerian Pertanian RI.

"Kami juga tengah memikirkan jalan investasi pembangunan pabrik jagung di daerah ini. Semoga nanti diamini menteri," terang Dirwan.

Berdasarkan program Kementerian Pertanian RI ada tujuh target dan program yang perlu dilakukan guna menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Pertama, swasembada padi, bawang merah dan cabai tahun 2016. Kedua, swasembada jagung tahun 2017. Ketiga, target swasembada kedelai dan gula tahun 2019. Keempat, swasembada gula industri tahun 2025. Kelima, swasembada daging sapi tahun 2026. Keenam, pemerintah menargetkan swasembada bawang putih tahun 2033. Dan ketujuh, Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045. [CW1]

Komentar Pembaca