Pilwakot Bengkulu 2018

Ini Kata Dhani Hamdani Soal Pencalonannya

Politik  SELASA, 15 AGUSTUS 2017 , 21:35:00 WIB | OLEH:

Ini Kata Dhani Hamdani Soal Pencalonannya
RMOL. Masa penjaringan yang dilakukan oleh seluruh Parpol (Partai Politik) akan segera berakhir. Masing-masing parpol sudah masuk tahap penggodokan nama-nama bakal calon yang telah mengembalikan dan melengkapi berkas. Bahkan ada pula parpol yang mengklaim sudah memiliki nama bakal calon yang akan diusung.

Masih sibuknya parpol dengan berbagai proses penjaringan bakal calon, Dhani Hamdani atau yang akrab disapa Ustadz Dhani tetap tenang dan santai dalam menyongsong Pilwakot 2018 mendatang.

Saat ditemui di ruang kerjanya di kantor Yayasan Al-Fida, Senin (14/8) kemarin, ustadz Dhani menyatakan bahwa dirinya siap maju dan bertarung dalam kontestan pemilihan walikota 2018 mendatang.

Dhani menyatakan, tidak akan terpengaruh dengan manuver-manuver politik yang sudah mulai dilakukan oleh bakal calon lainnya. Namun, Dhani juga tidak mengelak bahwa saat ini tetap menjalin komunikasi politik dengan beberapa bakal calon yang sudah beredar namanya di masyarakat.

"Komunikasi politik tetap berjalan. Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa orang bakal calon. Namun, sejauh ini komunikasi tersebut masih sebatas silaturahmi saja. Belum ada obrolan yang mengarah pada berpasangan ataupun koalisi," ujar Dhani Hamdani.

Dhani Hamdani mengaku siap maju apabila memang masyarakat menginginkan beliau untuk maju. Sejauh ini dukungan yang mengalir padanya makin deras dan kuat agar dirinya maju sebagai bakal calon walikota.

"Saya akan maju bila memang masyarakat ingin saya yang memimpin daerah ini. Alhamdulillah, dukungan dari masyarakat cukup kuat, sehingga saya memantapkan hati untuk serius maju dalam pemilihan walikota 2018 mendatang," jelasnya pada Jurnalis RMOLBengkulu.com.

Ustadz Dhani mengatakan, bahwa dirinya sudah siap dengan berbagai resiko yang akan dihadapinya. Termasuk bila dirinya tidak mendapatkan "perahu parpol". Ustadz Dhani tegas menyatakan dirinya akan siap maju melalui jalur independent.

"Saya serahkan semuanya kepada rekan-rekan tim (pemenangan, red). Bila memang kemungkinannya kecil untuk maju di jalur parpol, saya harus siap maju di jalur independen. Yang jelas hingga saat ini rekan-rekan (tim pemenangan, red) terus bergerak," tandasnya.

Beberapa survei menunjukkan bahwa popularitas serta elektabilitas Ustadz Dhani cukup mumpuni untuk menopangnya maju sebagai kandidat bakal calon walikota. Masyarakat tak hanya mengenalnya sebagai seorang birokrat, namun juga sebagai seorang ulama sekaligus seorang guru.

Ustadz Dhani menegaskan, bila ternyata dirinya dinilai lebih layak maju sebagai kandidat bakal calon Wakil Walikota, maka dirinya tidak akan maju dalam kontestasi Pilwakot 2018 mendatang.

"Saya fokus pada tujuan utama untuk merebut posisi kepala daerahnnya. Kalau memang harus diposisikan sebagai wakil kepala daerah, maka sebaiknya saya tidak usah maju sama sekali," tegasnya.

Saat ini fokus isu yang sedang digarap oleh ustadz Dhani dan timnya sebagai visi-misinya nanti adalah mengenai pendidikan berkarakter, perekonomian, dan problematika birokrasi.

Ustadz Dhani mengungkapkan, bahwa akar masalah dari semua masalah yang ada saat ini adalah mentalitas anak bangsa yang terus merosot. Pada akhirnya kemerosotan ini berdampak pada fase kehidupan selanjutnya, yaitu pada saat berkeluarga, bekerja dan bermasyarakat. Ustadz Dhani percaya bahwa solusinya adalah membangun pendidikan berkarakter dengan sistem pendidikan dan fasilitas pendidikan yang baik. [CW6]



Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00