Dirjen Linjamsos : Gunakan Bantuan PKH Untuk Tingkatkan Pendidikan Anak

Nusantara  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 20:36:00 WIB | OLEH:

Dirjen Linjamsos : Gunakan Bantuan PKH Untuk Tingkatkan Pendidikan Anak
RMOL. Kementerian Sosial RI menyerahkan secara simbolik bantuan sosial non tunai kepada masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) kota Bengkulu.

Kegiatan ini semula dijadwalkan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa. Namun, secara mendadak diwakilkan oleh Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial, Harry Hikmat dikarenakan keberangkatan Menteri Sosial ditunda lantaran mendapat panggilan Presiden Joko Widodo untuk segera ke Istana.

Kendati demikian, kegiatan tetap berjalan lancar dan sukses. Dihadiri oleh sekira 300 orang masyarakat penerima manfaat PKH dari berbagai kecamatan di Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Harry Hikmat menyatakan, bahwa dana bantuan untuk PKH digulirkan secara bertahap, yaitu 4 kali dalam satu tahun dan untuk bulan Agustus ini merupakan tahapan ketiga. Beliau mengakui adanya keterlambatan pencairan dana bantuan tahap ketiga ini akibat perbaikan sistem dan pemutakhiran data penerima manfaat.

"Dana ini digulirkan 4 kali dalam satu tahun. Tahap pertama hingga ketiga sebesar Rp 500.000, sementara tahap terakhir pada bulan Desember nanti sebesar Rp 390.000," ungkapnya kepada masyarakat penerima manfaat PKH.

Harry Hikmat menegaskan, bahwa pemerintah sangat berharap dana ini dapat digunakan dengan baik, sesuai dengan kebutuhan. Khususnya untuk kebutuhan pendidikan anak.

"Kita berharap program PKH ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) serta dapat membantu pendidikan anak-anak kejenjang lebih tinggi. Kedepan kita bantuan-bantuan berupa subsidi kebutuhan rumah tangga seperti listrik, gas elpiji dan lainnya dapat terintegrasi dalam satu kartu saja, yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda mengatakan, Pemerintah Kota Bengkulu sangat berterima kasih kepada pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian untuk Kota Bengkulu.

Menurut Patriana Sosialinda, program keluarga harapan harus tepat sasaran dan berharap akan lebih banyak program-program tepat sasaran yang dibuat oleh pemerintah demi menopang kesejahteraan rakyat.

"Untuk jumlah masyarakat penerima manfaat PKH di Kota Bengkulu selalu bertambah setiap tahunnya. Dari tahun ke tahun jumlah penerima PKH semakin bertambah, seperti tahun ini ada kenaikan sekitar 5000 penerima PKH di Kota Bengkulu," kata Patriana Sosialinda.

Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, sebagai informasi, bahwa penerima manfaat bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) di Kota Bengkulu akan mendapat kenaikan jumlah penerima manfaat dari 5.945 menjadi 11.000 penerima manfaat," jelasnya kepada khalayak penerima manfaat PKH di Balai Kota Bengkulu Jumat (11/8) kemarin.

Lebih lanjut, Patriana menyampaikan bahwa kota Bengkulu juga memiliki program yang sangat mirip dengan PKH, yaitu, SAMISAKE (Satu Miliar Satu Kelurahan) yang saat ini sedang dalam tahapan pengesahan revisi Perda di tingkat legislatif Kota Bengkulu.

"Kita harapkan masyarakat dapat menggunakan dana bantuan ini secara tepat guna dan tepat sasaran, sesuai kebutuhan saja. Semoga dengan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bengkulu, khususnya warga penerima manfaat program PKH itu,"pungkasnya. [cw6]

Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00