SPBU Berdiri Tanpa Ada Restu Masyarakat

Daerah  RABU, 09 AGUSTUS 2017 , 11:52:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

SPBU Berdiri Tanpa Ada Restu Masyarakat

Foto/RMOLBengkulu

RMOL. Pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Putri gading Cempaka di Jalan Fatmawati Kota Bengkulu, telah melanggar aturan dan termasuk perbuatan yang melanggar hukum.

Dikatakan Camat Ratu Agung Kota bengkulu, Subhan Gusti Hendri, bahwa SPBU yang beroperasi tanpa izin tersebut tidak melakukan izin atau meminta rekomendasi dari pihak kecamatan atas pendirian bangunan. Tidak hanya izin kecamatan, izin lingkungan mulai dari RT, RW dan lurah pun tidak dimiliki SPBU.

"Saya sudah cek mulai dari RT, RW, kelurahan dan saya tanya dengan camat yang lama bahwa memang tidak ada izin satupun yang sampai ke Kecamatan Ratu Agung," katanya.

Menurutnya, pemilik SPBU Putri Gading Cempaka tersebut artinya tidak menganggap adanya masyarakat dilingkungan SPBU yang sudah didirikannya. Hal ini tentu saja akan membuat keresahan bagi masyarakat yang ada di sekitar SPBU, karena dianggap telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan mendirikan bangunan tanpa ada persetujuan masyarakat apa lagi pemerintah kota Bengkulu.

"Kami ini mulai dari, Rt, Rw, Lurah sampai ke Kecamatan tak dianggap ada oleh mereka yang mendirikan SPBU," ucap Subhan.

Diketahui sebelumnya terungkapnya SPBU Putri Gading Cempaka tidak mengantongi izin satupun saat komisi I DPRD kota Bengkulu menggelar hearing dengan pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu yang mempertanyakan terkait izin SPBU tersebut pada Selasa (8/8) kemarin di ruang rapat DPRD kota Bengkulu. [Y21]

Komentar Pembaca
Liburan Seru dengan Angkutan Umum

Liburan Seru dengan Angkutan Umum

SABTU, 16 DESEMBER 2017 , 09:00:00

Jika Langgar Aturan, Jangan Harap Ada DWP Lagi!

Jika Langgar Aturan, Jangan Harap Ada DWP Lagi!

JUM'AT, 15 DESEMBER 2017 , 15:00:00

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00