Hanura dan PPP Laku Keras

Politik  SELASA, 01 AGUSTUS 2017 , 16:15:00 WIB | OLEH:

Hanura dan PPP Laku Keras
RMOL. Proses penjaringan bakal calon yang dilakukan oleh partai Hanura dan partai PPP sudah resmi ditutup. Hanura lebih dahulu menutup penjaringan bakal calon Senin (31/7) kemarin. Sementara PPP resmi menutup penjaringan bakal calon pada Selasa (1/8), pukul 14.00 WIB siang tadi.

Kedua partai ini terbukti laku keras alias banyak diminati oleh bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan maju bertarung pada kontestasi pilkada walikota 2018 mendatang. Terpantau sampai dengan detik terakhir penjaringan sudah 18 orang yang mendaftar di Partai Hanura, 17 orang diantaranya mengembalikan berkas pendaftaran, sementara 1 orang tidak mengembalikan, yaitu Yudi Dharmawansyah.

Sedangkan partai PPP sendiri berhasil menjaring 15 orang bakal calon, 12 orang mengembalikan berkas pendaftaran dan 3 orang lainnya tidak mengembalikan berkas, yaitu Patriana Sosialinda, Riza Misba, Arafat.

Ketua tim penjaringan balon walikota partai Hanura, Nurman Sohardi, SE mengatakan, bahwa pasca penjaringan bakal calon, partai akan memeriksa kembali berkas-berkas yang telah dikembalikan oleh masing-masing kandidat bakal calon.

"Selanjutnya kita akan memeriksa kembali berkas pendaftaran yang sudah dikembalikan oleh masing-masing kandidat bakal calon. Setelah itu barulah kita akan limpahkan ke DPD Hanura Provinsi Bengkulu untuk menjalani tahapan selanjutnya," jelasnya kepada jurnalis RMOLBengkulu.com.

Sementara itu, ketua tim penjaringan dari DPC PPP Kota Bengkulu masih belum bisa dihubungi hingga saat ini.

Jelang Pilwakot Kota Bengkulu 2018 mendatang, masing-masing kandidat bakal calon sudah mulai melakukan persiapan semaksimal mungkin. Komunikasi dan konsolidasi politik terus dilakukan. Banyak konsep strategi dan program yang sudah dirancang untuk ditawarkan kepada masyarakat. Tak hanya kesiapan mental dan finansial pun terus disinergiskan. Diantara sekian banyak nama bakal calon kandidat, siapakah kandidat yang akan laku keras di hati masyarakat?. [CW6]



Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00