Saber Pungli Polda Ungkap Suap SK CPNS Bidan Dan Dokter Kaur

Hukum  SENIN, 17 JULI 2017 , 20:04:00 WIB

Saber Pungli Polda Ungkap Suap SK CPNS Bidan Dan Dokter Kaur
RMOL. Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polda Bengkulu terkait suap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Dari tangan, Budi Gunawan, PNS yang menduduki jabatan sebagai Kepala Subbidang Sumber Daya Manusia ini Tim saber Pungli Polda Bengkulu berhasil mengamankan uang tunai sebanyak Rp 25 juta.

Selain itu, tim Saber pungli juga menyita 2 buah buku tabungan dan sejumlah dokumen dari ruang kerja Kasubid SDM, yang kini sudah ditetapkan tersangka kepolisian.

Uang suap tersebut merupakan pelicin yang diminta oleh Budi Gunawan, sebagai konpensasi atas Surat Keputusa (SK) CPNS bidan dan dokter tidak tetap yang telah dinyatakan lulus menjadi CPNS oleh Kementerian Kesehatan.



Direskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol, Rafik, mengungkapkan modus yang dilakukan tersangka Budi Gunawan adalah dengan cara meminta sejumlah uang kepada bidan dan dokter tidak tetap agar diangkat menjadi CPNS. Dari hasil penyidikan sementara, para bidan dokter yang menyetor sedikitnya Rp 30 juta rupiah.

"Bidan dan dokter pegawai tidak tetap ini, sebenarnya sudah dinyatakan lulus menjadi CPNS olej[h kementerian kesehatan, namun dimanfaatkan oleh oknum-oknum di BKD Kaur untuk menmperoleh keuntungan dengan modus jika ingin diluluskan dan dikeluarkan SK harus menyetor kisaran Rp 30 hingga Rp 60 juta sejumlah uang," kata Kombes Pol Rafik, dalam pers rilisnya di Polda Bengkulu, Senin (17/7).

Dari hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, jumlah korban mencapai 99 bidan dan dokter. Dengan jumlah uang yang sudah terkumpul mencapai Rp 440 juta.

Hingga saat ini kepolisian Polda Bengkulu terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini, dan memriksa sejumlah saksi dari lingkungan pemerintahan Kabupaten Kaur.

"Sampai sejauh ini, tim masih menelusuri aliran uang tersebut dari mana saja dan nantinya bermuara ke siapa," ujarnya.

Pihak kepolisian pun tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru dalam kasus ini.

"Tim kita akan terus melakukan pengembangan atas suap CPNS ini, karena tidak menutp kemungkinan akan tersangka-tersangka baru," tutup Kombes Pol Rafik. [Y21]

Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00