Camat Pelabai Menghilang

Daerah  SABTU, 15 JULI 2017 , 09:46:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Camat Pelabai Menghilang
RMOL. Sikap Camat Pelabai Kabupaten Lebong dalam 3 hari terakhir ini dinilai cukup aneh. Hal ini usai para kades di kecamatan tersebut melaporkan dirinya kepada bupati Lebong terkait pesan singkat atau SMS yang bernada ancaman pencekalan pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), camat terkesan menghilang dari publik.

Berdasarkan pantauan RMOLBengkulu.com dilapangan, Camat Pelabai Junaidi, juga terkesan menghindar lantaran absen atau tidak menghadiri beberapa kegiatan penting Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong yang mengundang seluruh para camat dan kades se Kabupaten Lebong.

Tak hanya itu, Junaidi, juga tak bisa di konfirmasi mengenai ada pengakuan Kades Tik Telue M. Yuzier Hosen jika camat datang kerumahnya dengan menyatakan sms yang diterima para  kades di Kecamatan Pelabai tersebut hanya sekedar bercanda. Sementara itu, telpon seluler yang biasanya digunakan oleh camat sudah tidak aktif lagi bahkan, nomor Whatsapp yang biasanya beliau gunakan juga tak bisa di hubungi.

Kepala Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Lebong, Tina Herlina saat ingin di konfirmasi mengenai hasil pemeriksaan camat dan kades sejauh ini enggan berkomentar. Namun, beberapa  hari  lalu dirinya  telah memerintahkan stafnya untuk memanggil untuk meminta keterangan mengenai dugaan pungli dalam tahapan pencairan DD dan ADD di Kecamatan Pelabai.

"Saya telah memerintahkan staf dalam waktu dekat untuk memanggil camat dan kadesnya untuk dimintai keterangan. Dalam audit Investigatif, kedua belah pihak  harus di konfirmasi terlebih dahulu secara terpisah. Ini dilakukan untuk meminimalisir fitnah," kata Tina.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Wawan Fernandes menegaskan, dirinya meminta kepada seluruh pejabat bijak dalam berkomunikasi antar birokrasi. Selanjutnya, dirinya belum bisa mengambil kebijakan sanksi apa yang bisa di berikan, lantas sms yang diterima para kades saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Ipda Lebong.

"Saya ingatkan kembali jangan sampai ada yang salah dalam penggunaan teknologi saat berkomunikasi. Maka dari itu, saya minta mari kita ciptakan komunikasi yang baik, demi pembangunan Lebong yang lebih baik," singkat Wawan. [A11]
 

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00