Miris, Jembatan Rusak Warga Sebrangkan Jenazah Di Sungai Untuk Dimakamkan

Daerah  RABU, 12 JULI 2017 , 15:53:00 WIB

Miris, Jembatan Rusak Warga Sebrangkan Jenazah Di Sungai Untuk Dimakamkan
RMOL. Perjuangan yang sangat luar biasa dilakukan warga Desa Tanjung Aur II, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu. Demi menghantarkan jenazah warga yang meninggal ke peristirahatannya yang terakhir masyarakat harus berjibaku menyebrangi sungai.

Hal seperti itu, telah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan. Warga harus menggunkan lanting atau rakit yang terbuat dari bambu untuk menyebrangi sungai dengan lebar 10 meter dan berarus deras.

"Kami harus menyebrangi sungai dengan arus yang deras dan lebar 10 meter ini, bila hendak memakamkan kerabat yang meninggal dunia," kata Apri salah seorang warga, Rabu (12/7).

Jembatan yang merupakan akses satu-satunya menghubungkan pemukiman warga dan pemakaman sudah mengalami kerusakan parah. Dimana, kondisi papan lantai sudah lapuk dan sebagian dari jembatan tersebut tidak lagi ada papan lantainya.

Sehingga setiap ada warga yang meninggal dunia warga bergotong royong menyebrangkan jenazah menuju pemakaman dengan menggunakan rakit. Keadaan jembatan yang sangat memprihatinkan tersebut sangat dikhawatirkan akan membahayakan warga jika tetap nekat dilewati.

"Memang ada jembatan gantung namun kondisinya tak berlantai separuh, jika ada lantai papannya lapuk, membahayakan," ujarnya.

Diungkapkan Apri, dirinya bersama warga Desa Tanjung Aur II sangat berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan jembatan. Dikhawatirkan jika terus berlanjut hal seperti ini akan berdampak tidak baik untuk warga yang ikut menghantarkan jenazah menyebrangi sungai.

"Kami minta perhatian pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jembatan ini," tutupnya.

Diketahui, saat ini APBD Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai Rp 1 triliyun dan disetiap desa mendapatkan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang totalnya mencapai miliarean rupiah. Namun sangat disayangkan masih terdapat kondisi warga di Desa Tanjung Aur II Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan yang belum tersentuh dana tersebut dalam perbaikan infrastruktur.  [Y21]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00