Home
 
 
DAERAH

Ini Pernyataan Tiga Kades Seluma, Usai Video "Indehoi" Viral
Senin, 10 Juli 2017 , 19:23:00 WIB
  
RMOL. Tiga oknum Kepala Desa (Kades) Kabupaten Seluma yang sempat menghebohkan media sosial beberapa waktu lalu, mengaku tidak mengenali wanita yang ada didalam video viral.

Kades yang berasal dari Desa renah Gajah Mati, Desa Kayu Elang dan Desa Muara Dua Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) Kabupaten Seluma ini, dalam pernyataannya saat dipanggil pihak pemerintah daerah, Senin (10/7) mengaku tidak mengenal ketiga wanita yang bersama mereka sepanjang perjalanan menuju Kabupaten Kepahiang.

Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma Irihadi kepada RMOLBengkulu.com, berdasarkan pengakuan ketiga kades wanita yang berada didalam mobil tersebut merupakan sindikat pemerasan. Karena, video yang sengaja direkam tersebut dijadikan alat untuk meminta uang kepada para kades.

"Menurut pengakuan mereka wanita dalam video sindikat pemerasan, karena mereka tidak mengenal wanita itu," kata Irihadi.

Selain itu, mereka mengaku perjalanan menuju Kabupaten Kepahiang tersebut tidak direncanakan. Sebab, ketiga wanita tersebut hanya menumpang di mobil yang mereka kendarai.

"Kita akan terus melakukan pemeriksaan, karena jangan sampai pengakuan ini hanya alibi saja," tegasnya.

Sementara itu, terkait keputusan atau sanksi yang akan diterima ketiga kades, Irihadi belum dapat memberikan kepastian. Karena hasil dari pemeriksaan akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Bupati Seluma Bundra Jaya.

"Untuk sanksi kita belum bisa memutuskan, karena hasil pemeriksaan akan disampaikan ke bupati, jadi bupati nantinya yang menentukan sikap," tutup Irihadi. [Y21]


Comments

"Percepat Pendidikan Yang Merata Dan Berkualitas", Pemkot Gelar Upacara Hardiknas

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan mengangkat tema Perce ...

 

Baca Juga

Polri: Dua Penyerang Mapolda Sumut Diduga Anggota Jaringan Bahrun Naim
Aiptu Sigalingging Tewas Dengan Luka Tusuk Di Pipi, Dagu, Leher, Dan Dada
Lebaran, Tradisi Yasinan Massal Di TPU