KKN Mahasiswa UNRAS Penerima Beasiswa Pemda Terancam Ditunda

Pendidikan  SENIN, 10 JULI 2017 , 14:45:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

KKN Mahasiswa UNRAS Penerima Beasiswa Pemda Terancam Ditunda
RMOL. Sejak awal Juli pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Ratu Samban (UNRAS) Kabupaten Bengkulu Utara sudah mulai di buka dan akan berakhir hingga satu bulan kedepan. Walau pun demikian, mahasiswa penerima beasiswa dari Pemda Bengkulu Utara belum juga terdaftar dan terancam KKN mereka ditunda.

Plt Wakil Rektor III UNRAS, Amri Jumanto, kepada RMOL Bengkulu, Senin (10/7) mengatakan, pihaknya sudah memanggil seluruh mahasiswa UNRAS penerima beasiswa dari Pemda Bengkulu Utara, guna menanyakan hak dan kewajiban mereka.

"Sabtu (8/7) yang hadir sekitar 30-an mahasiswa, hak mahasiswa kuliah di UNRAS sudah kita sampaikan, kami juga tanyakan kewajiban mereka, yaitu melunasi biaya kuliah di UNRAS termasuk uang KKN. Mahasiswa bilang mereka dapat beasiswa dari pemda. Mana beasiswanya ? kalo belum ada silahkan tanyakan ke pemda sebagai orang tua angkat kalian, karena berimbas kepada gaji karyawan dan dosen selama 6 bulan belum dibayar," beber Amri Jumanto.

Khusus untuk calon peserta KKN UNRAS, dari pendataan awal sekitar 80-an mahasiswa yang bakal ikut KKN karena telah memenuhi persyaratan akademisi, termasuk mahasiswa jalur beasiswa dan umum.

"Jika tidak melunasi biaya KKN, mahasiswa penerima beasiswa terancam ditunda KKN-nya. Karena tidak ada yang membiayainya. Mahasiswa penerima beasiswa dari PT Alno hanya 25 orang anggarannya sudah turun awal tahun," ujar Amri Jumanto.

Untuk diketahui, dari data Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNRAS sementara, sedikitnya ada 15 mahasiswa jalur umum yang telah mendaftar sebagai peserta KKN ditambah dengan mahasiswa penerima beasiswa PT Alno. Calon peserta KKN tahun ajaran 2016- 2017 dibebankan Rp 900 ribu/ orang, mereka direncanakan akan mengabdi selama 45 hari di daerah yang nantinya akan ditunjuk oleh pihak UNRAS. [N14]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00