Home
 
 
DAERAH

9 Tahun Berdiri dan 6 Kapolda, Kabupaten Benteng Tak Kunjung Punya Polres
Coki Manurung Nilai Lahan Tidak Layak
Sabtu, 08 Juli 2017 , 08:58:00 WIB
Oleh: Ong Wie Hocky S

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Coki Manurung
  
RMOL. Sudah berumur 9 tahun  berdiri disahkan menjadi kabupaten, dan sudah 6 Jenderal bintang satu Polri menjabat Kapolda Bengkulu belum juga bisa memperjuangkan pendirian kantor satuan Polres di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.

Dari Kapolda Bengkulu dijabat Burhanuddin Andi sampai Coki Manurung, berdalil kandala pendirian selalu birokrasi di Mabes Polri. Alasan mereka (para Kapolda Bengkulu, red) tidak mudah untuk mendirikan kantor Polres, butuh lahan, sarana dan perasaranan hingga personil.

Seperti yang disampaikan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Coki Manurung, pihaknya sudah koordinasi dengan bupati dan dirinya menilai lahan yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah kurang layak, dari kelayakan lokasi yang jauh dan bentuk lahan ada juarangnya.

"Kita sudah ajukan beberapa tahun lalu, memang tidak mudah untuk mendirikan satuan sekelas Polres, butuh banyak hal yang disiapkan," kata Jendral Bintang Satu Provinsi Bengkulu itu, Jumat (7/7).

Intinya, kata Kapolda, berkas yang diajukan masih dalam penelitian di Mabes Polri. Dengan harapan secepat mungkin bisa terealisasikan. Sembari Polda Bengkulu terus mencukupi kebutuhan standar personil yang ada hingga angka 11 ribu personil.

Dengan memiliki luas wilayah 1.223,94 KM2. dengan jumlah penduduk 93.557 jiwa, aspirasi pendirian kabupaten Bengkulu Tengah dikabulkan oleh pemerintah pusat untuk berpisah dari kabupaten induk dan bisa menjadi kabupaten yang maju. Tepat tanggal 24 Juni 2008, diperingati hari berdirinya Kabupupaten Bengkulu Tengah dengan ibu kota Kabupaten Karang Tinggi. [H26]


Comments

"Percepat Pendidikan Yang Merata Dan Berkualitas", Pemkot Gelar Upacara Hardiknas

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan mengangkat tema Perce ...

 

Baca Juga

Polri: Dua Penyerang Mapolda Sumut Diduga Anggota Jaringan Bahrun Naim
Aiptu Sigalingging Tewas Dengan Luka Tusuk Di Pipi, Dagu, Leher, Dan Dada
Lebaran, Tradisi Yasinan Massal Di TPU