Home
 
 
DAERAH

Konflik Memanas Pemda BU Diduga Ingin Ambil Alih Unras
Jum'at, 16 Juni 2017 , 10:16:00 WIB
Laporan: Irman Dinata

  
RMOL. Konflik yuang terjadi antara Yayasan Ratu Samban dan Yayaysan Ratu Samban Argamakmur memasuki babak baru. Saat ini pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Utara diduga berupaya mengambil alih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam memperebutkan kekuasaan pengelolaan dan penyelenggara Universitas Ratu Samban (Unras).

Dikatakan Ketua Yayasan, Tajul Akhyar melalui sekretarisnya Novri Andi kepada RMOLBengkulu.com pihanya tidak menampik adanya dugaan terhadap Pemda BU yang berniat mengambil alih Unras melalui konflik yang terjadi antar kedua yayasan. Maka hal tersebut sangat disayangkan karena bertentangan dengan visi dan misi pasangan MIan-Arie Septia Adinata (Mari) ketika mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati BU.

"Melalui visi dan misi Mian-Arie saat mencalonkan diri bupati dan wakil bupati berjanji akan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bengkulu Utara ini," kata Novri Andi.

Dituturkannya, pengambilan alih pengelolaan dan penyelenggaran Unras oleh Pemda BU mungkin dianggap salah satu cara untuk meredam konflik. Namun, hak mahasiswa dalam mendapatkan pendidikan harus tetap dilaksanakan karena diatur UU nomor 39 tahun 1999, walaupun tentang HAM mulai kronis yang disebabkan oleh konflik.

"Karena, jika Unras yang selama ini mengeluarkan ijazah di bawah naungan badan hukum Yayasan Ratu Samban, kemudian diubah menjadi nomenklatur artinya ijazah yang sudah dikeluarkan Unras dari tahun 2005-2016 menjadi tidak sah," terangnya.

Tidak sahnya ijazah yang sudah dikeluarkan tersebut, menurutnya diakibatkan karena tidak adanya legalitas perubahan.

"Bukankah untuk merubah nomenklatur harus ada proses hukum yang jelas," tutup Andi. [N14]

Comments

"Percepat Pendidikan Yang Merata Dan Berkualitas", Pemkot Gelar Upacara Hardiknas

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan mengangkat tema Perce ...

 

Baca Juga

Novel Tunjuk Hidung Jenderal Kasus Penyiraman Air Keras
Agung Laksono: Ridwan Mukti Bersikap Ksatria
Peserta Lelang Sekda Bengkulu Utara Masih "Sepi" Peminat