KPK Geledah Kejati Bengkulu dan BWSS VII Kementerian PUPR

Hukum  SENIN, 12 JUNI 2017 , 22:21:00 WIB | LAPORAN: YETTI RAHMADANI

KPK Geledah Kejati Bengkulu dan BWSS VII Kementerian PUPR
RMOL. Tim penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menggeledah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu pasca operasi tangkap tangan dugaan suap kasus korupsi proyek pembangunan irigasi tahun anggaran 2015 dan 2016, Senin (12/6).

Kasi III Intel Kejati Parlin Purba bersama kedua rekannya, Amin Anwari aparatur Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) wilayah VII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan seorang kontraktor Murni Suhadi yang saat ini menyandang status sebagai tersangka dan resmi menjadi tahanan KPK.



Penggeledahan dilakukan didua ruang kerja Kejati Bengkulu, yakni ruangan Asisten Pidana Khusu (Aspidsus) Henri Nainggolan dan ruang Kasi Intel III Parlin Purba yang sudah ditetapkan tersangka dan menjalani masa tahanan oleh KPK.

Dari pantaun RMOLBengkulu.com penggeledahan dilakukan tim penyidik KPK secara tertutup dan dikawal langsung oleh pejabat Kejati diantaranya Aspidsus Henri Nainggolan dan beberapa pejabat tinggi Kejati Bengkulu lainnya.

Selain melakukan penggeledahan di Kejati Bengkulu tim penyidik KPK juga menggeledah sejumlah ruangan di BWSS VII Kementerian PUPR, diketahui tim penyidik KPK yang berjumlah 8 orang tersebut saat menggeledah dikawal ketat anggota Brimob bersenjata lengkap.

Sementara itu, ketiga tersangka suap kasus korupsi proyek pembangunan irigasi tahun anggaran 2015 dan 2016, Parlin Purba, Amin Anwari dan Murni Suhadi ditahan secara terpisah. Penahan dilakukan untuk 20 hari kedepan guna kepentingan proses penyidikan. [Y21]


Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00