Balai POM Bengkulu Sidak Pasar Kaget Lebong

Ekbis  MINGGU, 04 JUNI 2017 , 23:33:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Balai POM Bengkulu Sidak Pasar Kaget Lebong
RMOL. Balai POM Provinsi Bengkulu didampingi Dinas Koprasi, Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Lebong, Achmad Ghozali, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Amril Yudani, Kapolsek Lebong Utara, AKP. P Panjaitan dan Kepala Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai POM Bengkulu Sri Yuniati melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak)  makanan atau takjil berbuka puasa yang di pusatkan di pasar kaget Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara.

Dalam sidaknya dari total 51 sampel makanan yang diperiksa semuanya dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

Kepala Balai POM Provinsi Bengkulu, M. Suhendri mengungkapkan, bahwa kegiatan pengawasan makanan di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu selama bulan puasa dilaksanakan dalam dua katogeri. Pertama intesifikasi pangan dan yang kedua pengawasan makanan bukaan puasa.

Kegiatan ini akan dilaksanakan hingga H-1 idul fitri 1438 H. Setiap temuan akan ditindaklanjuti dengan dibantu oleh Diskoperindag dan Dinkes daerah Kabupaten Lebong. Manfaatnya tentu untuk melindungi konsumen maupun masyarakat dari makanan yang mengandung zat-zat berbahaya.

"Selain mendatangi tempat-tempat penjualan makanan bukaan, Balai POM melalui petugas pemeriksaan kesehatan, Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (Serlik) dan Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan (Pemdik) juga mendatangi tempat-tempat distributor makanan," ungkap Suhendri.

Disisi lain, para petugas akan mendatangi toko-toko yang berdekatan langsung dengan masyarakat. Untuk di Kabupaten Lebong, kegiatan tersebut nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 10 atau 11 Mei mendatang.

"Dalam kegiatan tersebut akan diperiksa izin edar, tanggal kadaluarsa dan zat-zat berbahaya yang kemungkinan terkandung dalam produk makanan yang diedarkan oleh distributor," jelas Suhendri

Sementara itu, Kepala Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai POM Bengkulu, Sri Yuniati merincikan,   dari total 51 sampel makanan yang diperiksa semuanya dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

"Beberapa indikator zat yang digunakan yakni boraks, rodhamin B, formalin dan methanil yellow. Sementara untuk pengecekan sakarin dan siklamat akan dilakukan di laboratorium Provinsi Bengkulu. Hasil pemeriksaannya akan keluar dalam waktu sekitar satu pekan," jelas Sri Yuniati belum lama ini kepada Jurnalis RMOL Bengkulu.

Ditambahkan Kepala Diskoperindag UKM Lebong, Achmad Ghozali, apabila nantinya ada temuan makanan berbahaya akan ditindaklanjuti oleh Diskoperindag dengan dibantu oleh pihak Dinkes Lebong.

"Bentuk tindakan yang akan diberikan adalah pembinaan terlebih dahulu. Jika,  pedagang/pelaku tersebut masih mengulangi tindakannya akan ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tutup Achmad. [A11]

Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00