Ini 3 Poin Revisi Gugatan Sengketa Lahan KTM Lagita

Daerah  JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 11:32:00 WIB | LAPORAN: IRMAN DINATA

RMOL. Sedikitnya ada tiga poin revisi dilakukan oleh pihak 10 orang penggugat, petani kelapa sawit asal Desa Urai, Kecamatan Ketahun, melawan Kadis Nakertrans Bengkulu Utara, dalam sengketa lahan KTM Lagita seluas hampir 30 hektar area, pada sidang perdata di PN Argamakmur Kamis (20/4/2017).

Dengan penambahan akurasi dalam perubahan tersebut, sepertinya menambah berat bobot gugatan yang dilayangkan Sirajudin cs.

Melalui penasihat hukum para penggugat, Ali Akbar, menjelaskan kepada RMOL Bengkulu, poin pertama yang mengalami perubahan yaitu memperjelas luas lahan milik penggugat 10. Poin kedua pada penggugat yang sama, perlu dilakukan penghitungan ulang jumlah tanam tumbuh berupa kelapa sawit di lahan sengketa penggugat 10.

"Dengan adanya perubahan di poin pertama, diyakini ada perubahan prinsip secara keseluruhan gugatan," beber Ali.

Di poin ketiga, kata Ali, perlu dilakukan penghitungan ulang jumlah panen kelapa sawit pada penggugat 10 akibat dari perubahan seperti yang disebut pada poin pertama.

Sehingga semula kerugian immaterill ditafsir Rp 300 juta, dalam gugatan perdata itu dimohon untuk dihapuskan karena belum dapat diprediksi total kerugian yang dialami oleh penggugat 10, sebelum ditambah keakuratan data pada revisi poin pertama dan kedua.

"Kita diberi waktu hingga pekan depan untuk melakukan revisi," ungkap Ali.

Sementara itu, Majelis Hakim, Arief Karyadi menegaskan, selama belum ada putusan peluang untuk berdamai masih terbuka, tetapi sebaliknya ketika sudah ada putusan pengadilan. [N14]



Komentar Pembaca
Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

Pos Menko Perekonomian Dihilangkan Saja!

SELASA, 11 JULI 2017 , 15:00:00

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

Kinerja Sri Mulyani Mengkhawatirkan

SELASA, 11 JULI 2017 , 13:00:00

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:00:00