Mantan Kepala Kantor Perwakilan Bengkulu Di Jakarta Dituntut 7 Tahun

Hukum  KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 07:25:00 WIB | LAPORAN:

Mantan Kepala Kantor Perwakilan Bengkulu Di Jakarta Dituntut 7 Tahun
RMOL. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Bengkulu, Alman Noveri, akhirnya membacakan tuntutan terhadap mantan Kepala Kantor Perwakilan Bengkulu di Jakarta, Nur Alam, atas kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dana kegiatan dan rutin Kantor Perwakilan Bengkulu dengan tuntutan 7 tahun penjara.

"Menuntut terdakwa Nur Alam dengan tuntutan 7 tahun penjara dan denda 200 juta subsidiar 3 bulan kurungan. Uang pengganti Rp. 1,3 miliar atau pidana penjara 1 tahun," ucap Noveri, Rabu (11/1/2016) di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

Selain itu, terdakwa Bendahara Kantor Perwakilan Bengkulu, Yenni Afrianti, juga dituntut 7 tahun penjara.

"Menuntut terdakwa Yenni Afrianti, dengan tuntutan 7 tahun penjara dan denda 200 juta subsidiar 3 bulan kurungan. Uang Pengganti (UP) Rp. 998 juta atau pidana penjara 6 bulan," papar Noveri.

Menanggapi tuntutan JPU, terdakwa Nur Alam, mengatakan bahwa dirinya keberatan atas tuntutan tersebut karena seharusnya yang lebih bertanggung jawab adalah bendahara.

"Saya keberatan atas tuntutan tadi, karena seharusnya yang lebih bertanggung jawab itu adalah bendahara karena dia yang mengetahui keluar masuk uang. Gaji dan uang pensiunan saya kan sudah dipotong untuk membayar kerugian negara," jelas Nur Alam. [X19]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Advokat Antri Tanda Tangan

Advokat Antri Tanda Tangan

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 06:21:00

Pemuda Muhammadiyah Terima Silaturahim Sandi Uno

Pemuda Muhammadiyah Terima Silaturahim Sandi Uno

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 , 04:52:00

Tabut Dan Telong-Telong Sudah Siap Meriahkan Penutupan Tabut