"Welcome Konakito"

Peningkatan Ekonomi di Kota Bengkulu Semakin Kreatif dan Berinovasi

Ekbis  SABTU, 10 DESEMBER 2016 , 13:24:00 WIB | LAPORAN:

Peningkatan Ekonomi di Kota Bengkulu Semakin Kreatif dan Berinovasi
RMOL. Tempat tongkrongan sekaligus ngopi yang asik dan berkualitas terus berkembang di Kota Bengkulu, dan siap mengambil peran dalam peningkatan perekonomian di Kota Bengkulu.

Muncul dari semangat dan ide kreatif dari 12 owner asal Bengkulu, yang beralamat di jalan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Jum'at kemarin (9/12/2016), Konakito resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Dengan menjadikan minuman kopi sebagai andalan, Konakito hadir dengan sentuhan Kopi berkualitas kelas 1 dan view yang langsung menghadap wisata Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu.

Seperti diungkapkan salah satu owner Konakito, Jeffy Meiridian (34), bahwa pada dasarnya ke-12 owner berasal dari bermacam latar belakangan, ada yang bekerja, ada yang masih mahasiswa, ada yang putus kuliah, ada yang hobi musik dan segala macam, tapi hobi nongkrong.

"Jadi yang mendasari adalah dulu saya juga punya hobi nongkrong sama teman-teman, cuma setelah waktu berlalu dengan kesibukan masing-masing dan ada yang diluar kota, sehingga jarang ketemu. Ide ini saya munculkan kepada kawan-kawan, bagaimana mereka ini tetap bisa berkumpul sampai nanti. Namun yang menjadi tantangan adalah kalau ngumpul bagaimana kita mandiri dengan mendirikan satu base atau sekretariat," cerita Jeffy, Jum'at (9/12/2016), di sela-sela launching Konakito.

Kemudian ide itu terus berkembang, lanjut Jeffy, ide itu harus ada usaha agar bisa hidup namun tidak mengandalkan kantong atau dana pribadi, harus ada usaha yang dikelola.

"Akhirnya berkembang, kita coba sumbang yang kita punya atau miliki. Yang punya hobi musik nyumbang konsep acara musik, yang hobi desain nyumbang konsep dan segala macam. Saya kebetulan yang umurnya lebih tua dari yang lain, diberikan tanggung jawab untuk bagaiman mengonsep materi-materi bisnisnya," paparnya.

Hasil penggabungan itu, sambung Jeffy, munculah ide-ide kreatif yang sebenarnya tidak mungkin diwujudkan. Namun, karena niat tadi keras akhirnya dicoba.

"Dari 2013 kita melewati berbagai macam tantangannya, baik modal, waktu, dan akhirnya kita tidak berhenti mewujudkan apa yang kita cita-citakan. Sebenarnya, kita berharap menjadi tempat kumpulnya orang-orang kreatif Bengkulu sehingga bisa didengar keluar Bengkulu tentang kreatifitasnya, sehingga sampailah pada hari ini 9 Desember 2016, kita berhasil menyiapkan sebuah wadah yang menyediakan bisnis makanan dan minuman, kopi dengan kemasan, musik, seni lukis, fotografi maupun videografi menjadi satu," jelas Jeffy Meiridian kepada Jurnalis Kantor Berita Politik RMOL Bengkulu.

Kemudian, kata Jeffy Meiridian, berkembang lagi dari respon gabungan kawan-kawan yaitu Konakito skuad agar lebih memperkaya materi atau produk bisnis yang akan diciptakan menjadi produk industri kreatif.

"Kita didukung oleh alam kita yang luar biasa, jadi yang ingin dimunculkan lebih kepada kopi yang mampu bersaing. Jadi poin pertama kita ingin mengangkat kopi karena kita hobi ngopi. Kita juga sudah mengikutsertakan kontes kopi, yakni kopi Konakito, bukan hanya tingkat nasional tapi juga internasional, dan kopi kita selalu mendapat poin terbaik," ujarnya.

Dalam daftar menu, untuk harga minuman itu bervarian dari yang paling murah Rp 6 ribu ke Rp 30 ribu, karena memang pengolahan minuman menggunakan bahan baku yang standar kelas 1. Kalau makanan, mulai dari harga paling murah Rp 8 ribu. [X19]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00