Pemkab Seluma Janji Sekolah Mirip "Kandang Kambing" Dibangun 2017

Daerah  SENIN, 28 NOVEMBER 2016 , 20:23:00 WIB | LAPORAN: YETTI RAHMADANI

Pemkab Seluma Janji Sekolah Mirip
RMOL. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melalui Sekretaris Daerah Irihadi, menjanjikan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 75 di Dusun Batu Ampar Desa Talang Beringin Kecamatan Seluma Utara tahun 2017 dibangun secara permanen.

Hal ini terkait, buruknya fasilitas gedung sekolah yang sangat memprihatinkan dimana sekolah tersebut masih berdinding papan dan berlantai tanah layaknya "Kandang Kambing".

Dikatakan Irihadi kepada RMOL Bengkulu, pembangunan gedung SD Negeri 75 Talang Beringin ini akan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  tahun 2017. Dimana nantinya gedung sekolah tersebut dibangun sebanyak 3 lokal.

"Pembangunan gedung sekolah ini akan kita anggarkan di APBD tahun 2017, dan secepatnya akan kita bangun sebanyak 3 lokal permanen," kata Irihadi.

Irihadi juga menjelaskan, selama ini pembangunan sekolah lokal jauh di Dusun Batu Ampar terkendala persyaratan karena jumlah murid yang terlalu sedikit yakni hanya 20 orang. Namun melihat kondisi bangunan sekolah sangat memprihatinkan membuat Pemkab Seluma tetap akan melakukan pembangunan gedung baru yang permanen.

"Saya tidak menyangka bangunan sekolahnya seperti ini sangat memprihatinkan," ungkapnya.

Diketahui, sekolah yang berdiri sejak 17 tahun lalu ini yang dibangun secara swadaya masyarakat belum pernah tersentuh oleh pemerintah. Sehingga membuat dinding sekolah yang terbuat dari papan ini sudah lapuk serta atap sekolah yang sudah bocor kerap membuat proses belajar mengajar terganggu.

Selain itu, Tarmizi guru honorer SD Negeri 75 mengharapkan Pemkab Seluma juga dapat menambah fasilitas buku pelajaran siswa, sebab buku yang sudah ada saat ini tidak memungkinkan lagi karena kusam dan lama. Serta juga memperhatikan guru honorer yang hanya menerima honor Rp 300 ribu per bulan dan diterima 3 bulan sekali untuk diangkat menjadi guru honorer daerah. Sebab Tarmizi mengatakan dirinya sudah mengabdikan diri mengajar sebagai guru honorer selama 15 tahun.

"Saya berharap pemerintah memperhatikan kami yang ada disini, tolong fasilitas penunjang proaes belajar mengajar kami seperti buku diperhatikan. Serta kalau bisa gaji kami sebagai guru honor ini dinaikan, kalau pun bisa kami diangkat menjadi honorer daerah," pinta Tarmizi.[Y21]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

KPK Memuakkan!

KPK Memuakkan!

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

Alexis Jadi Al-Ikhlas, Bisakah?

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 , 13:00:00